
SUMOBOLANEWS – Gelandang AC Milan, Tijjani Reijnders mengaku kecewa berat dengan kekalahan timnya melawan Torino. Ia menilai kekalahan itu disebabkan karena timnya suka membuat segalanya jadi sulit.
Di giornata ke-25 Serie A 2024/2025 ini, Milan bertandang ke Turin. Mereka menantang Torino untuk memperebutkan tiga poin di laga ini.
Milan mengawali laga dengan buruk, karena baru lima menit gawang mereka kebobolan gol bunuh diri Malick Thiaw. Di pertengahan babak kedua, Milan sempat menyamakan kedudukan berkat gol Reijnders.
Namun sayang kurang dari lima menit, Torino justru sukses mencetak gol kedua mereka. Skor 2-1 ini bertahan hingga akhir laga sehingga Rossoneri kembali menelan kekalahan.
Dalam wawancaranya ke DAZN, Reijnders mengaku kecewa berat timnya kalah melawan Torino.
Ia mengaku tidak habis pikir bagaimana bisa Milan kebobolan dengan cepat usai mereka menyamakan kedudukan di laga itu.
“Saat ini kami seperti mempersulit diri kami sendiri. Kami sempat menyamakan kedudukan, namun tidak lama kemudian kami kebobolan 2-1,” keluh Reijnders.
Menurut Reijnders, Milan harus banyak berbenah agar tren negatif ini tidak berlanjut.
Ia menyebut bahwa Milan harus bermain dengan lebih dewasa dan berhati-hati agar situasi yang sama tidak terulang lagi.
“Kami harus bermain dengan lebih dewasa. Kami tidak boleh mempersulit diri kami sendiri di setiap pertandingan, karena inilah yang terjadi saat ini,” pungkasnya.